Belajar Pemrograman

Dewasa ini, mungkin masih banyak sekali orang yang asing dengan kata pemrograman. Namun, bagi kita yang kuliah di jurusan Teknik tentu kita tidak asing dengan kata tersebut, khususnya anak Teknik informatika. Tentu akan sangat aneh bukan jika anak informatika tidak mengenal kata pemrograman sedangakan hampir setiap harinya dia selalu mengutak atik berbagai macam hal mengenai pemrograman.

Bagi mereka yang sudah kenal kata pemrograman, mungkin banyak dari mereka masih menganggap pemrograman merupakan suatu hal yang sangat sulit untuk dipelajari untuk orang yang tidak begitu pandai. Mungkin saja mereka yang beranggapan seperti itu berpikir bahwa pemrograman adalah mata kuliah anak teknik informatika yag merupakan salah satu jurusan paling diidamkan saat ini. Dan mereka yang bisa masuk ke dalamnya hanyalah mereka yang kemampuan otaknya diatas kemampuan rata-rata.

Sebenarnya, belajar pemrograman tidaklah sesulit yang kebanyakan orang bayangkan. Seperti halnya belajar-belajar pada umumnya. Yang paling penting dalam proses belajar pemrograman adalah kemauan dan kesungguhan. Ketika kita punya impian atau kemauan, tentu kita akan termotivasi untuk menggapinya atau mewujudkannya. Dan untuk menyikapi dan menghadapi kemungkinan adanya kesulitan, masalah, ataupun bahkan kegagalan ketika kita sedang belajar, dibutuhkan adanya kesungguhan dan kesabaran.

Ketika anda belajar pemrograman, hal yang perlu anda asah pertama kali adalah logika. Karena bahasa pemrograman merupakan implementasi dari logika. Dan seiring dengan mengasah logika, anda dapat memulai belajar “ngoding” (membuat program) dengan menggunakan bahasa pemrograman yang tersruktur misalnya bahasa C. Hal ini akan membuat anda semakin mudah untuk mengasah logika anda dan sekaligus mengimplementasikannya dalam bahasa pemrograman.

Setelah logika anda sudahh lumayan terasah dan kemampuan “ngoding” anda sudah cukup lumayan, anda dapat belajar bahasa pemrograman yang lain agar anda tidak hanya tergantung dan terpusat pada satu bahasa pemrograman tertentu. Karena anda tentu tidak ingin jika suatu saat ada salah satu bahasa yang menjadi terkenal dan bahasa yang lain hilang, anda menjadi korban dari bahasa pemrograman yang hilang tersebut karena anda hanya bisa satu bahasa pemrograman.

Jika anda mempelajari bahasa pemrograman yang lain dari bahasa pemrograman yang telah anda pelajari, anda tidak perlu khawatir atau takut akan mengalami kesulitan ketika mempelajarinya. Karena sebenarnya tiap bahasa pemrograman tidaklah sepenuhnya berbeda dan yang paling membedakan masing-masing bahasa adalah dalam syntax-nya.

Satu lagi yang perlu diperhatikan, pemrograman adalah experience (pengalaman) bukanlah bakat bawaan. Jadi, jika anda memang sangat ingin bisa membuat program, yang perlu anda lakukan adalah sering melakukan latihan. Namun, jika kita hanya bermodalkan experience, yang kita dapatkan hanyalah bisa “ngoding”(membuat program) bukan mahir “ngoding”. Dan untuk mahir itu, diperlukan adanya ketertarikan, kesukaan, dan kecintaan atas pemrograman.

Yang terakhir, janganlah takut gagal karena gagal membuat program merupakan salah satu pengalaman yang tidak semua orang bisa merasakannya. Untuk bisa mengatasi suatu kesalahan dalam membuat program, dibutuhkan suatu pengalaman tersebut.

Posted on October 15, 2009, in Motivation, Programming. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: